Oleh: Paroki St. Antonius Hayam Wuruk | April 2, 2010

Tri Hari Paskah

Tri Hari Paskah.

Dengan Misa Kamis Putih “Gereja” mengawali Trihari Paskah dan mengenang Perjamuan Malam terakhir, waktu Kristus pada malam Ia dikhianati karena kasih kepada murid-murid-Nya yang berada di dunia, mempersembahkan Tubuh dan Darah-Nya dalam rupa roti dan anggur kepada Bapa dan menyerahkannya kepada para rasul sebagai santapan dan minuman, dan menugaskan mereka serta para penggantinya dalam jabatan imamat, untuk mempersembahkannya sebagai kurban.

Seorang Tuhan dan Guru telah membasuh aku dari noda dosa. Ia telah mengorbankan diri-Nya bagi keselamatanku. Apa yang harus aku perbuat? Aku pun harus mengorbankan diriku bagi sesamaku.

Perjamuan Tuhan itu menghadirkan Kerajaan Allah yang selalu siap menyambut semua yang ingin berpartisipasi di dalamnya. Untuk bisa ikut dalam perjamuan Tuhan diperlukan dua syarat, yakni pengampunan dan sikap percaya kepada Allah.

Jumat Agung adalah hari laku tapa, pantang dan puasa. Inti perayaan ini adalah (1) Ibadat Sabda: untuk menghidupkan iman kita atas kekuatan wafat Yesus, (2) Penghormatan Salib: untuk memusatkan perhatian pada salib sebagai sumber kebahagiaan, dan (3) Komuni: untuk memberi kesempatan memetik buah salib Kristus.

Pada hari ini waktu ‘Kristus, domba kurban, dikurbankan’ (1 Kor 5:7).

Gereja merenungkan Sengsara Tuhan dan Mempelai-Nya, dan menghormati salib-Nya; dalam pada itu ia merenungkan asal-usulnya dari luka di sisi Kristus yang wafat di salib dan berdoa bagi keselamata dunia.

Sabtu Suci Adalah Hari Ketiga dalam Tri Hari Paskah, demikian juga dengan Minggu Paskah.

Menurut Tradisi kuno, Malam Paskah adalah ‘Malam tirakatan bagi Tuhan’ (Kel 12:42) mengenangkan malam kudus waktu Tuhan bangkit dan karenanya di pandang sebagai ‘induk segala tirakatan’. Pada malam ini Gereja dalam doa menantikan kebangkitan Tuhan dan merayakannya dengan sakramen baptis, krisma, dan ekaristi.

Sungguh sulit menerima dan mempercayai apa-apa yang melampaui pikiran kita. Kebangkitan Yesus sungguh luar biasa, di luar pemahaman logika kita tetapi apakah yang mustahil bagi Allah? Yesus sungguh bangkit!

Datanglah kalian semua: masuklah ke dalam sukacita Tuanmu. Kalian yang pertama dan terakhir, terimalah ganjaran kalian yang sama; kalian yang kaya dan kalian yang miskin, menarilah bersama; kalian yang bijaksana dan  kalian yang lemah, rayakanlah hari ini; kalian yang telah berpuasa dan kalian yang tidak, bersukacitalah hari ini.

Akhir kata….

Aku tak tahu kemana aku melangkah kalau aku tak punya iman.

Aku tak tahu kemana aku arah hidup ku kalau Engkau Tak Wafat bagiku..

Aku ingin selalu bermadah dan memuji Engkau selamanya….

Aku ingin selalu bersama-Mu hingga akhir hayatku…………..

Terima kasih atas Sengsara-MU, Wafat-MU, dan Kebangkitan-MU… ya Yesus-ku…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: