Oleh: Paroki St. Antonius Hayam Wuruk | Mei 13, 2010

Hari Raya Kenaikan Tuhan Kita Yesus Kristus

Jika seorang memberi segala hartanya untuk membeli cinta, pasti hanya penghinaan yang didapatnya. Kid  8:7

Saudara/i yang di kasih oleh Tuhan.

Pada hari ini kita merayakan Hari Raya Kenaikan Tuhan atau hari pertama novena Pentakosta (turunnya Roh Kudus) ada apa dengan hari ini? Gereja Katolik St. Antonius Hayam Wuruk selalu punya yang laen dari yang laen. Apa saja kah itu? Paduan Suara Magnificat mengisi perayaan ekaristi pada Hari ini dengan Lagu-lagu Klasik. Selain itu ada Misa Pertama dan Kedua yang cukup dipadati umat.

Hmm

Apa itu aja yah….

Hari ini juga akan ada renungan dari Administrator.

Tahukah kita? Bahwa hari Kenaikan Tuhan itu selalu jatuh pada hari Kamis?

Apa alasannya? Hari Raya Kenaikan Tuhan di tetapkan 40 hari setelah paskah. Kisah ini kita temukan dalam Kisah Para Rasul 1:4-12. Setelah hari Paskah (kebangkitan Yesus dari kematian), para murid Yesus digambarkan masih belum memahami benar arti seluruh peristiwa yang mereka alami. Banyak dari mereka yang masih berharap bahwa Yesus akan memulihkan kerajaan Daud yang telah Runtuh (Kis. 1:6).

Tetapi Yesus mempunyai misi lain yang bukan dari dunia. Ia berpesan kepada murid-murid-Nya: “…kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (ay. 8). Dan sesudah meninggalkan pesan itu, Kisah Para Rasul melukiskan Yesus terangkat ke Surga, sambil disaksikan oleh murid-murid-Nya. Peristiwa itu membuat mereka tercengang. Namun dua malaikat menampakan diri dan mengingatkan mereka akan pesan yang diberikan Yesus kepada mereka. Mereka menunggu 10 hari lagi di Yerusalem hingga datangnya hari Pentakosta, kemudian mereka mulai memberitakan Injil ke seluruh dunia. Hal ini juga yang menjadi dasar bahwa hari pertama kenaikan Tuhan adalah hari pertama novena Pentakosta, hari pertama menunggu turunnya Roh Kudus kepada Para Murid-Murid, dan itu juga yang nantinya turun ke atas kita yang juga merupakan murid-murid Yesus.

Saudara/I terkasih

Dengan kenaikan-Nya ke surga, Yesus tidak lagi hidup di dunia. Oleh karena itu, tugas perutusan dilanjutkan oleh Gereja, umat Allah, kita semua. Tugas ini sangat berat maka Gereja, orang-orang yang percaya diperlengkapi dengan kuasa dari Allah sendiri. Kuasa inilah yang menjadi jaminan kebenaran dalam memberikan kesaksian.

Maukah kita menjadi saksi-saksi atas semua yang telah Tuhan berikan kepada kita, bakat, talenta, dan seluruh hidup kita?

Semoga. fra


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: