Oleh: Paroki St. Antonius Hayam Wuruk | Maret 20, 2012

Inspirasi Batin 20 Maret 2012

Pad hari ini Bacaan Pertama diambil dari Yehezkiel 47:1-9.12 dan Bacaan Injil dari Yohanes 5:1-16 dengan permenungan sebagai berikut:

Perjumpaan dengan Yesus mengubah kehidupan yang tanpa harapan. Itulah sari pati sabda Tuhan yang menjadi inspirasi batin kita hari ini. Peristiwa Injil hari ini tentang orang yang sakit selama 38 tahun dan disembuhkan adalah sebuah perjumpaan iman antara Yesus dan orang sakit itu. kehidupan yang serba keras dan penuh persaingan menuntut usaha yang terus-menerus tak kenal lelah. Si sakit tidak memiliki jaminan hidup dan hanya Tuhan Yesus satu-satunya sandaran kekuatan dan penjamin kehidupan. Oleh karena itu, ketika Yesus lewat dan mendengar bahwa Dia ada di sekitar Kolam Betesda, dia berteriak dan memohon penyembuhan. Lalu Yesus bertanya, ” Maukah engkau sembuh?” Pertanyaan yang melegakan hati dikala tidak ada  seorang pun yang menolong dia. Yesus menawarkan penyembuhan dan berkata, “Bangunlah dan angkatlah tilammu.” Saat itu juga orang sakit itu sembuh. Dengan melakukan penyembuhan, Yesus bersolider dengan orang yang menderita bahkan Yesus menjadi bagian kehidupan orang yang sakit. Inilah keselamatan yang ditawarkan kepada manusia dan Dia telah datang di dunia.

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang kita mengalami sakit atau menemui orang sakit. Orang sakit dalam konteks sabda Tuhan hari ini adalah mereka yang menderita dan hidupnya sengsara, hidup yang jauh dari pergaulan dengan sesama. Sakit di sini bukan hanya secara fisik, melainkan juga sakit rohani. Orang sakit pada umumnya diisolasi di ruang tersendiri sehingga berkomunikasi tidak wajar, berbeda dengan orang sehat. Kisah dalam Injil hari ini menceritakan Yesus yang solider dengan orang yang mengalami penderitaan. Itu adalah bukti bahwa Dia berada dan berpihak pada orang yang sakit. Semangat hidup orang sakit tadi dapat menjadi inspirasi kehidupan kita. Semangat yang tampak adalah (a) selalu berharap kepada Tuhan dan sesama, bahwa masih ada orang yang mengulurkan pertolongan bagi orang sakit; (b) kesembuhan merupakan anugerah Tuhan yang patut kita syukuri serta kita harus selalu dan senantiasa  berharap dengan memohon penyembuhan bai hidup kita; (c) setelah sembuh hendaknya hidup kita semakin dekat dengan Tuhan, menjauhi hal yang dapat membuat kita jatuh dalam dosa. Marilah kita hai ini selalu berharap kepada Tuhan. Dialah penolong dan benteng kehidupan kita seperti kata pemazmur, “Tuhan semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub.” Apapun yang kita minta dalam nama-Nya tentulah akan dikabulkannya. setelah dikabulkan doa kita, jangan lupa untuk bersyukur dan setelah bersyukur tetaplah selalu dekat dengan Tuhan.

Inspirasi Batin 2012 halaman 165


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: