Oleh: Paroki St. Antonius Hayam Wuruk | Juli 1, 2012

Hari Minggu Pelayanan “Pembukaan Tahun Diakonia.”

Selama hari raya Pembukaan Tahun Diakonia.
Hari ini pada Misa kedua dirayakan Pembukaan Tahun Diakonia bersama uskup Agung Medan Mgr. A. B. Sinaga OFMCap dan 4 orang Imam Kapusin.
Pada Hari ini, Injil mengisahkan penyembuhan Yesus terhadap dua wanita yang sedang menderita sakit. Pertama, puteri Yairus. Ia sedang menderita sakit keras dan hampir mati. Yairus datang bersungkur di depan Yesus penuh Iman dan memohon penyembuhan. Kedua, seorang wanita yang sudah 12 tahun menderita pendarahan. Dia datang dengan keyakinan akan sembuh walau hanya menyentuh jubah Yesus. Yang satu sakit keras hampir mati, yang lain menderita pendarahan sudah akut dan telah berobat pada tabib-tabib tanpa hasil. Mereka mengalami penyembuhan.
Pesan cerita ini sangat jelas: Jangan takut, percaya saja! (Mrk 5:36). Yairus mewakili putrinya. Ia percaya bahwa Yesus pasti menyembuhkannya. Wanita yang menderita pendarahan itu percaya, dengan menyentuh jubah Yesus saja ia akan sembuh. Iman dan usaha Yairus berhasil. Berta puterinya sudah mati tidak menyurutkan imannya. Puterinya hidup kembali. Iman dan usaha wanita itu juga berhasil. Disertai rasa takut ia menerobos kerumunan orang banyak dan berhasil menjamah jubah Yesus. Ia menjadi sembuh.
Belajar dari dua peristiwa ini , hendaknya kita berani maju dan menyentuh Yesus. Kita mesti percaya! Iman disertai percaya dengan usaha. Iman datang dari pendengaran. Mereka telah mendengar tentang Yesus dan Percaya. Percaya saja bukan berarti duduk menunggu mukjizat. Mesti ada kemauan dan usaha untuk sembuh. Itulah yang dimaksud dengan percaya saja! Akhirnya, sebelum mereka menyentuh Yesus, Dia telah lebih dulu menjamah mereka.
Yesus Peka terhadap kebutuhan kita, lebih daripada kita sendiri. Kita tidak perlu takut mendekati Yesus dan menjamah jubah-Nya. Kuasa-Nya akan mengalir keluar dan masuk ke dalam hati orang yang percaya. Apa yang Yesus Lakukan bukan sebuah sensasi. Ini adalah Aliran kasih. Kita tidak datang untuk memaksa Yesus melakukan apa yang kita inginkan tetapi untuk mengalami kasih-Nya. Yesus sudah tahu apa yang kita mau. Maka, tidak perlu heran, dimana, kapan, siapa pun yang datang kepada-Nya dengan penuh iman, akan disembuhkan. Dia akan dijauhkan dari ketakutan dan dipulihkan dari sakit-penyakit.
Inilah harga iman yang sejati. Terbukti, Yesus adalah segalanya. Dia dapat melakukan segala perkara. Maka, Percayalah Saja!.
(Simon R. Cafe Rohani Juli 2012 Halaman 9)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: